PSS Day

Mas Suami adalah seorang penyuka bola. Penyuka MU dan pegiat futsal, karena katanya ku tak sanggup kalo main di lapangan besar πŸ˜…

Berawal dari kegemaran mas Suami inilah akhirnya tanggal 20 September 2017 kemarin kami nonton pertandingan bola secara live di Stadion Maguwoharjo. Kami nonton PSS yang kala itu berlaga melawan Cilegon. Ini pengalaman yang WOW kalo kata saya 😁

Sebenarnya, nonton PSS di Stadion Maguwoharjo bukan kali pertama buat Mas Suami. Sebelumnya sudah beberapa kali dia nonton tapi sendiri. Terakhir kali nonton, pas ada kesempatan buat ngajakin Kung En, akhirnya nonton deh berdua mas Suami dan Bapaknya.

Dan dari beberapa kali nonton itu, Mas Suami akhirnya berkesimpulan ini aman kalo ngajak keluarga, khususnya ngajak anak. Dan jadilah Rabu malam kemarin saya dan mbak Ai ikut menjadi salah satu penonton PSS vs Cilegon. Hohohoho… mumpung Kamis tanggal merah. Ale…!! πŸ˜†

Lalu gimana rasanya? Wah, memang ya, nonton live itu beda daripada cuma di depan TV. Suasana dan segalanya, terutama dukungan dari fanboy PSS itu lho yang luar biasa energinya. Para Slemania, Sleman fans, dan BCS terus menerus menyanyikan chant untuk menyemangati para pemain. Itu sesuatu yang luar biasa kalo menurut saya. Mereka konsisten dari awal sampai akhir pertandingan terus menyalurkan energi dan dukungannya. It was something amazing.

Lalu mbak Ai gimana? Hoho… dia senang juga mengikuti nyanyian para pendukung PSS. Tapi bolanya lama banget, gitu katanya. Hahaha… bosan dia πŸ˜†

Lepas dari keseruan pertandingan dan dukungan yang menyemarakkan Stadion kemarin, memang ada beberapa kondisi yang juga kurang menyenangkan lah untuk penonton yang membawa balita dan anak-anak. Tentu saja penyumbang ketidaknyamanan terbesar adalah: asap rokok.

Di area yang begitu besar, banyak orang, dan kebanyakan adalah laki-laki dewasa, bisa dipastikan juga banyak perokok. Kita juga tidak bisa mengendalikan apakah kita duduk di posisi yang sedikit orang merokoknya, atau juga mengendalikan arah angin. Jadi yang paling baik yang bisa kita lakukan untuk antisipasi salah satunya ya dengan menggunakan masker.

Dari ikut nonton bola live kemarin, yang bisa saya siapkan terutama ketka mengajak anak-anak adalah:

  1. Siapkan makanan dan minuman. Saya kemarin membawa arem-arem dan roti tawar. Masukkan dalam plastik, karena biasanya gak boleh bawa wadah plastik semacam taperwer gitu. Hal ini juga berlaku untuk minuman.
  2. Bekali diri dengan MASKER dan jaket, lebih bagus jika memakai pakaian panjang dan bersepatu. Jadi gak kena debu terlalu banyak.
  3. Pipis dulu sebelum pertandingan dimulai, dan sebelum tempat duduk terisi penuh. Terutama pipiskan anak-anak dulu, karena kalau kepengin pipis di tengah pertandingan pasti susah jalannya.
  4. Perhatikan kesehatan anak-anak. Ketika Mas Suami mengajak nonton, artinya mulai itu juga mbak Ai harus dijaga kondisinya. Buat Ai yang punya riwayat alergi, kondisi banyak asap dan debu bisa bikin dia batuk dan sesek. Jadi saya dan Mas Suami harus memastikan kondisi tubuh Ai selalu oke dengan asupan makanan yang cukup dan bergizi.

Yah begitulah persiapan buat nonton PSS live kemarin, ribet tapi yang penting anaknya sehat selamat sentosa 😁 Walaupun saya tahu pasti rasanya gak enak pake-pake masker segala, tapi yo dipake aja Ai, demi kesehatanmu.

Jadi, sampai berjumpa di PSS Day selanjutnya. Ale…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *