Masih Kepikiran #notes: April 5, 2012

Thank God, I feel so blessed. Entah kenapa, berkaca dari perjalanan seorang teman, aku merasa begitu bersyukur. Aku memiliki keluargaku sendiri. Ya, aku memiliki mereka seutuhnya

Terimakasih Ya Allah, aku diizinkan memiliki Ai, sehat dan sempurna seperti yang aku inginkan.

Terimakasih Ya Allah, aku punya mas suami yang sabar menghadapi aku dan segala tingkah lakuku yang kadang ajaib.

Terimakasih Ya Allah, aku diberi tubuh yg sehat, diberi cukup ASI untuk Ai tanpa harus meminum susu tambahan.

Terimakasih Ya Allah, aku bisa berkumpul, melihat anakku dan suamiku setiap hari, sesering yang aku inginkan.

Terimakasih Ya Allah atas semua rizki dan pintu maafmu yg Kau bukakan lebar-lebar untuk kami.

Sedih rasanya, mendengar teman yang juga seorang ibu, untuk saat ini tidak bisa berkumpul bersama anaknya. Betapa ketika keadaan mengkondisikan lain seperti yang kita inginkan, pasti sangat sulit, sangat amat sulit berpisah dari anak pasca melahirkan beberapa bulan sebelumnya

Aku tidak ingin menghakimi, tidak ingin berprasangka terhadap pihak-pihak yg berkaitan dengan hal tersebut. Tapi aku cuma menyayangkan, kenapa seperti itu. Kenapa mesti hidup terpisah dengan anak. Sulit pasti rasanya, jadi seorang ibu, yang merasa kurang. Dia bercerita, bahwa asinya sedikit, dan anaknya terus menangis ketika digendong, dan diam ketika digendong orang lain, dan sebagai ibu merasa sangat tidak berdaya. Ya aku tau rasanya, aku pun mungkin mengalami ketidakberdayaan itu, pasca melahirkan, dengan situasi dan kondisi yg berbeda

Aku hanya berharap, secepat mungkin mereka bisa berkumpul bersama kembali. Sesulit apapun, sekeras apapun hidup, tetap harus dijalani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *