Don’t Be A Monster #medium: Oct 18, 2014

Don’t be a monster.

Kenyataannya, sulit untuk tidak jadi monster menyeramkan ketika anakmu susah makan. Ngemut dan ngemut dan lama dan banyak gaya.

Kenyataannya, sulit untuk tidak jadi monster menyebalkan ketika kamu merasa suamimu tidak mendengarkanmu. Atau tidak melakukan apa persisnya yang kamu katakan.

Don’t be a monster.

Kenyataannya, monster menyebalkan bagi semua orang ini muncul nyaris sama seringnya ketika orang yang kamu sayang ingin lebih dekat denganmu.

Kenyataannya, kita lebih sering memilih dan dengan sadar berubah jadi monster tukang larang menyebalkan daripada berkepala dingin menghadapi sesuatu.

Don’t be a monster.

Don’t be a monster.

Monster yang selalu pergi dengan tidak bertanggung jawab meninggalkan rasa bersalah.

Dan penyesalan.

Don’t be a monster.

Ibu, jangan jadi monster menyebalkan ya.

Dewasalah, Bu.

Tidak ada orang yang mau dekat-dekat sama monster. Monster itu cuma menimbulkan ketakutan dan kebencian. Anakmu tidak akan suka, Bu.

Jangan jadi monster, Bu.

Jangan jadi monster, Map.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *