2 is better then 1, eh? #medium: Jun 23, 2015

Saya dan suami tidak pernah berpisah. Alhamdulillah. Ini adalah hal yang pasti harus sangat amat disyukuri.

Kami berdua memang tidak pernah berada dalam kondisi yang mengharuskan untuk berjalan sendiri-sendiri atau masing-masing. Belum pernah LDR. Dari jaman pacaran, sampai lulus kuliah pun kami masih satu kota, masih satu jalan kaliurang malah. Sampai kami punya Aila, menikah juga alhamdulillah masih sangat senang bisa stay di kota yang sama.

Melihat kawan yang tidak seberuntung kami, yang masih harus sendiri-sendiri, rasanya kadang ikut sedih. Membayangkannya susah. Dulu, orang tua saya pernah juga berjauhan. Bapak harus dinas di kota lain, sementara ibu bersama saya dan adik masih disini. Waktu itu gak ada yang terlintas, malah pikir saya, saya jadi terlatih mandiri karena harus mengurus diri sendiri dan bantu ibu. Ternyata pikiran saya gak sepenuhnya benar juga. Karena waktu itu posisi saya adalah anak, sekarang saya jadi istri saya mikir lagi. Mungkin waktu itu saya gak memahami ibu saya, apa yang waktu itu beliau pikir dan rasakan. Karena berjauhan dari suami itu pasti tidak gampang. Sekarang saya jadi istri, dan membayangkannya saja sulit.

Semoga kami selalu diberi waktu untuk bersama, biar susah biar senang, bisa dijalani bersama-sama. Aamiin. Karena apapun itu, sepenat apapun keadaan, sangat berbeda rasanya jika ada seseorang untuk dipeluk dan dicurhatin. Karena sedianya, two is better than one, kata taylor swift.

Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *